Bagian Pinggir Koin yang Menonjol Disebut Apa?
Bagian menonjol pada garis tepi uang logam dikenal dengan sebutan gerigi atau tepian bergerigi. Dalam istilah teknis numismatik, bagian ini disebut reeded edge atau milled edge. Meski terlihat sederhana dan sering luput dari perhatian, gerigi pada uang logam memiliki fungsi penting yang berkaitan dengan keamanan, kepraktisan, hingga sejarah penggunaan uang itu sendiri.
Secara visual, gerigi adalah garis-garis kecil yang tersusun rapi mengelilingi sisi luar uang logam. Tekstur ini sengaja dibuat menonjol agar dapat dirasakan dengan sentuhan jari. Tidak semua koin memiliki gerigi, karena desain tepi uang logam biasanya disesuaikan dengan nilai nominal, bahan, dan kebutuhan fungsionalnya. Ada koin yang bertepi halus, bertepi bergerigi penuh, atau kombinasi antara halus dan bergerigi.
Fungsi utama gerigi pada uang logam adalah sebagai pengaman. Pada masa lalu, ketika uang logam terbuat dari logam mulia seperti emas atau perak, gerigi berfungsi untuk mencegah praktik pengikisan koin. Tanpa gerigi, orang bisa mengikis sedikit demi sedikit bagian tepi koin untuk mengambil logamnya tanpa terlihat jelas. Dengan adanya gerigi, perubahan sekecil apa pun pada tepi koin akan mudah terdeteksi.
Selain fungsi keamanan, gerigi juga membantu membedakan jenis dan nilai uang logam. Dengan meraba tepinya, seseorang dapat mengenali koin tertentu tanpa harus melihatnya secara langsung. Fungsi ini sangat membantu, terutama bagi penyandang tunanetra, karena tekstur tepi menjadi penanda penting dalam mengenali nominal uang.
Dalam perkembangan modern, gerigi tetap dipertahankan meskipun bahan koin sudah tidak lagi berbasis logam mulia. Hal ini karena gerigi telah menjadi bagian dari standar desain uang logam yang memudahkan identifikasi dan meningkatkan kenyamanan penggunaan. Bahkan, perbedaan tepi koin sering digunakan untuk mencegah pemalsuan dan membedakan koin dari negara atau seri yang berbeda.
Di Indonesia, beberapa uang logam rupiah juga menggunakan tepi bergerigi atau kombinasi gerigi dan halus. Desain ini tidak hanya mempertimbangkan fungsi, tetapi juga estetika dan karakter visual uang tersebut. Detail kecil seperti gerigi menunjukkan bahwa setiap bagian uang logam dirancang dengan pertimbangan matang, bukan sekadar hiasan semata.
Sebagai penutup, bagian menonjol pada garis tepi uang logam yang disebut gerigi bukanlah detail sepele. Dari sejarah pengamanan logam mulia hingga fungsi modern sebagai pembeda dan alat bantu identifikasi, gerigi memiliki peran penting dalam perjalanan uang logam. Detail kecil ini membuktikan bahwa dalam dunia uang, hal sederhana sekalipun bisa menyimpan fungsi besar dan cerita panjang di baliknya.
Gabung ke Channel Whatsapp Untuk Informasi Sekolah dan Tunjangan Guru
GABUNG





